Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Berhentilah menyesali

Berhentilah menyesali apa yang anda dapat dalam hidup anda bila tidak sesuai dengan apa yang anda inginkan. Secara filosofis hal itu adalah hal yang paling penting dalam anda mendapat kebahagian dalam hidup yang anda jalani, karena kita akan merasa tertekan bila apa yang telah kita miliki dalam hidup tidak sesuai dengan harapan atau cita-cita kita.

Percaya atau tidak, kebiasaan tidak pernah bersyukur atas apa yang kita miliki atau kita dapatkan adalah sebuah kebiasaan buruk yang telah menjadi kebiasaan dari kita. Seringkali kita sulit mendapatkan kebahagian dalam hidup, karena selalu merasa tidak beruntung, walau sebenarnya tidak kita sadari bahwa kita telah memiliki banyak hal dalam hidup kita. Ketika kita mendapat sesuatu mimpi atau keinginan, sebagai manusia pasti kita akan tergoda, atau tersirat dalam benak kita bahwa yang kita dapat terkadang tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Jauh didalam hati kita berharap bisa mendapat sesuatu yang lebih baik lagi.

Tanyakan pada diri kita secara terbuka, pasti kita pernah mengalami perasan seperti ini, karena hampir semua orang pernah mengalaminya. permasalahanya adalah ketika terjadi gap/perbedaan antara apa yang kita miliki dan apa yang kita inginkan, kita menjadi tidak puas atau bahkan bisa mengarah ke frustasi. Hal ini berlaku dalam hubungan kita dan dalam semua aspek dalam kehidupan kita.

Kunci kebahagiaan adalah dengan melihat atau menyadari tentang gap yang terjadi antara apa yang kita miliki dan apa yang kita inginkan. Cobalah sedikit luangkan waktu untuk bertanya pada diri anda sendiri apa yang sebenarnya kita harapkan, dan tanyakan juga apakah kalau kita sudah memiliki yang kita inginkan itu lalu kita akan puas. Apa bedanya sesuatu yang kita miliki dengan apa yang kita inginkan? Cobalah nikmati dan syukuri apa yang anda miliki saat ini, dan anda akan menemukan sesuatu yang membuat anda bahagia!

Yakinlah bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang terbaik. Cobalah lihat sekeliling anda, mungkin ada banyak orang yang sebenarnya masih mengejar apa yang anda miliki, dan banyak orang yang menginginkan apa yang anda miliki. Jangan pula menyesali ketika apa yang kita miliki seperti keluarga, pekerjaan, bisnis, pendidikan, atau pun benda lain yang telah kita miliki itu hilang atau raib. Jangan jadi orang yang menyesal ketika kita kehilangan yang kita miliki, karena kita tidak pernah mensyukuri dan menikmati apa yang kita miliki ketika terlalu terbuai dengan apa yang diinginkan.

"Syukuri, nikmati, dan jaga apa yang anda dapat dan miliki saat ini, karena anda akan merasakan penyesalan ketika sesuatu yang kita miliki itu hilang "

"Dengan bersyukur sesuatu yang kecil akan bernilai luar biasa"

Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur."

Tamasya kesurga

Dengarkanlah Ibnu Al-Qayyim rahimahumullah ketika ia menjelaskan tentang moment yang besar yakni momentum pertemuan yang agung, Diantara para Awliya dan juga para hamba-hamba-Nya yang paling shaleh ketika mereka Kemuliaan dan Kebesara Wajah-Nya.

Dengarkan dan bayangkanlah seolah kalian bersama mereka. Semoga Allah.SWT Memasukan kalian dan saya menjadi salah satu diantara mereka.

Ibnu Al-Qayyim rahimahullah berkata: Jika anda bertanya tentang hari penambahan Dan hari kunjungan kepada Allah Al-Aziz Al-Hamid, kemudian melihat wajah-Nya yang bersih dari segala macam perumpamaan dan penyerupaan terhadap segala sesuatu. Sebagaimana yang disabdakan oleh orang yang paling benar ucapannya Rosulullah.SAW, sehingga pasti akan terjadi, maka dengarkanlah ketika

penyeru memanggil : "Wahai sekalian penghuni syurga! Sesungguhnya Rabb kalian meminta kalian berkunjung kepada-Nya, maka mari kita berkunjung kepada-Nya!"

Penghuni Syurga menjawab : "Kami dengar dan patuh!" hingga, mereka berhenti dilembah yang harum yang dijadikan tempat berkumpul, merekapun berkumpul dilembah yang luas tersebut.
Tidak ada satupun malaikat yang meninggalkan mereka, Rabb Tabaraka wa Ta'ala meminta kursi-Nya diambi dan ditempatkan dilembah tersebut. Kemudian, mimbar-mimbar dari cahaya disiapkan bagi mereka, mimbar mutiara lu'lu, mimbar mutiara zabarjad, mimbar emas dan mimbar perak
penghuni syurga yang paling rendah kelasnya duduk diatas bukit pasir dari kasutri. (mereka tidak pernah melihat ada orang yang mempunyai kursi seindah kursi mereka ) Hingga ketika mereka telah duduk dikursi dan tempatnya masing-masing dengan nyaman.

penyeru memanggil: "Wahai penghuni syurga! Sesungguhnya kalian mempunyai janji disisi Allah yang hendak Allah berikan kepada kalian!"

Mereka berkata: "Janji apa yang dimaksud? Bukankah Allah telah membuat wajah kami putih, memperberat timbangan kami, memasukan kami kedalam syurga dan menjauhkan kami dari neraka?"

ketika mereka dalam keadaan seperti itu, Tiba-tiba sinar memancar sehingga pancarannya menerangi sekeliling syurga! Mereka mengankat kepala mereka, dan melihat : Ternyata Allah Al-Jabar Yang Maha mulia dan suci asma'-Nya melihat mereka dari atas mereka

Seraya berfirman : "Wahai penghuni syurga!" salam sejahtera untuk kalian!"

Salam tersebut, mereka jawab dengan sura mereka yang paling merdu : "Ya Allah, Engkau adalah kesejahteraan dan dari Engkaulah kesejahteraan itu. Engkau Maha mulia, wahai Dzat yang mempunyai keagungan dan kebesara.

Lalu Allah Tabaraka wa Ta'ala tertawa kepada mereka dan berfirman :"Mana hamba-hamba-Ku yang taat kepada-Ku tanpa melihat-Ku? Inilah hari penambahan itu!"

Maka, mereka memberikan jawaban yang sama : "Kami telah ridha, maka ridhailah kami!

Allah.SWT berfirman : "Wahai sekalianpenghuni syurga!" Jika Aku tidak ridha kepada kalian, maka Aku tidak menempatkan kalian kedalam syurga-Ku! inilah hari penambahan itu! Maka mintalah apa saja kepada-Ku!"

Maka mereka bersepakat terhadap satu permintaan : "perlihatkan wajah-Mu agar kami bisa melihat-Nya!"

Kemudian Allah.SWT membuka tirai-Nya dan Allah terlihat oleh mereka dan Cahaya Allah menutupi mereka. Sekiranya Allah.SWT memutuskan mereka untuk terbakar, maka mereka pasti terbakar.

Semua yang ada dilembah tersebut berbicara dengan Allah Ta'ala hingga Allah berkata : "Hai fulan, ingatkah engkau bahwa pada suatu hari melakukan ini dan itu?"

Allah Ta'ala juga menyebutkan beberapa ppelanggaran yang telah dikerjakannya didunia. Kemudian orang tersebut berkata :
"Wahai Tuhanku, apakah Engkau tidak memberikan ampunan kepadaku?"

Firman Allah : "Justru karena ampunan_Ku, engkau tiba ditempat ini."

Duhai betapa nikmatnya telinga mendengar suara tersebut, Betapa sejuknya mata tatkala melihat wajah Allah Yang Maha mulia diakhirat kelak.






Eksistensi Surga

Eksistensi Surga diterangkan dengan sangat jelas dalam beberapa keterangan Al-Qur’an dan hadits Nabi yang semuanya harus kita imani.

Sementara Golongan Qadariyah dan kalangan Mu’tazilah beranggapan bahwa surga baru diciptakan kelak di hari akhirat. Menurut Ibnu Qayyim ini adalah pendapat yang nyeleneh. Pendapat yang paling rajih menurutnya adalah pendapat Ahlu Sunnah yang menyatakan bahwa surga itu telah diciptakan oleh Allah, diantara alasannya adalah:

1. Dalam perjalanan mi’raj Nabi melihat surga (QS. An-Najm: 13-15)
2. Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa Allah memperlihatkan tempat duduk ahli surga atau ahli neraka saat di alam barzah; Ada hadits yang menyebutkan bahwa ruh orang mu’min dimasukkan ke dalam surga berwujud burung yang bertengger di pohon surga; Selain itu diceritakan dalam salah satu hadit bahwa Jibril disuruh melihat surga, dll.

Pintu Surga

Keberadaan pintu gerbang surga disebutkan oleh Allah dalam surat Az-Zumar ayat 73. Dalam hadits disebutkan bahwa luas pintu surga itu adalah baina Makkata wa Hajaro au Hajaro wa Makkata, seperti jauhnya Makkah ke Hajar (kurang lebih 1160 km). Namun kelak manusia akan berdesak-desakan didepannya. Kunci pembuka pintu surga adalah kalimat syahadah, dan jalan menuju padanya hanyalah satu yakni Islam (QS. Al-An’am: 153).

Walid bin Muslim dari Khalid dari Hasan menyampaikan bahwa pintu-pintu di surga itu transparan, bagian dalamnya terlihat dari luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam (lihat QS. Shaad: 50). Ia bisa diajak bicara, artinya bisa menutup dan membuka sesuai keinginan penghuninya.
Dimanakah Surga?

Di dalam hadits disebutkan bahwa surga itu berada di langit, tempat yang sangat tinggi. Terdiri dari 100 tingkat, setiap 2 tingkat jauhnya seperti langit dan bumi. Dan surga yang tertinggi adalah surga Firdaus. Tapi ada satu tempat yang lebih tinggi darinya dan diperuntukkan bagi satu orang saja, tempat itu disebut Al-Wasilah. Nabi sangat berharap bahwa beliaulah yang akan menempatinya.

Nama-nama Surga

Surga itu bermacam-macam, nama-namanya disebutkan dalam Al-Qur’an diantaranya adalah: Al-Jannah, Darussalam (negeri sejahtera), Darul Khuldi (negeri kekal), Darul Muqamah (tempat kediaman), Jannatul Ma’wa (tempat tinggal), Adn, dll.
Orang yang pertama mengetuk pintu Surga

Muhammad saw adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga, dan umat beliaulah yang akan pertama kali memasukinya. Ada 70.000 orang yang akan memasukinya tanpa hisab, wajahnya bagaikan rembulan, mereka masuk dengan bergandeng tangan. Siapakah mereka? Mereka adalah orang-orang yang murni ketauhidannya dan senantiasa bertawakkal kepada Allah, demikian kata Nabi.

Allah melimpahkan keistimewaan kepada mereka, bahwa setiap 1000 orang dari mereka dapat menyelamatkan 70.000 orang dari neraka, ditambah tiga cidukan Allah azza wa jalla. Subhanallah wallahu akbar.
Gambaran Surga

Tanah dan lumpur surga terbuat dari zafaran, berupa tepung putih beraroma kesturi dan sangat bersih. Cahaya surga itu berwarna putih, bersinar terang, aromanya semerbak. Disana terdapat gedung megah dan sungai-sungai yang mengalir. Ada istri-istri yang cantik jelita, perhiasan-perhiasan yang banyak, tanaman-tanaman, berbagai macam kesenangan dan kenikmatan di tempat yang tinggi. Siapkah Anda memasukinya? Katakan: “Insya Allah”.

Di surga terdapat Ghuraf yakni bangunan transfaran yang tinggi, diberikan bagi mereka yang baik ucapannya, suka memberi makan orang lain, rajin berpuasa dan mendawamkan shalat malam. Juga diberikan kepada orang-orang yang membangun masjid dan tabah menghadapi ujian dan kesedihan.

Setiap mu’min mengenal tempat tinggalnya di surga walaupun ia belum pernah melihat sebelumnya.

Kondisi fisik orang mu’min ketika memasuki surga itu mirip Adam, tingginya 60 hasta, berambut pendek, belum berjenggot, dan matanya bercelak. Tampilannya bagaikan orang berusia sekitar 30 tahun. Allah menjadikannya seperti itu walaupun ia mati dalam keadaan anak-anak atau pun tua renta.

Hidangan pertama penduduk surga adalah sekerat daging dari hati ikan paus dan minumannya adalah salsabila. Setelah itu mereka makan daging sapi jantan.

Menurut riwayat dari Nabi, aroma surga bisa dicium dari jarak 100 tahun. Tapi bagi orang-orang yang membunuh ahli dzimmah, orang-orang yang durhaka pada orang tua, orang pemutus hubungan, dan mereka yang menasabkan dirinya pada orang lain, tertutup baginya dari mencium aroma surga tersebut. Naudzubillah…

Di surga terdapat pohon Thalhu, yakni pohon bidara yang durinya diganti dengan buah-buahan yang satu butirnya terdiri dari 70 rasa yang berbeda. Ada juga pohon Thuba (QS. Waqi’ah: 31) yang naungannya sejauh perjalanan selama 100 tahun. Dari kelopak bunga pohon inilah pakaian ahli surga berasal.

Buah-buahan surga itu beraneka ragam layaknya buah-buahan di dunia (QS. Al-Baqarah: 25). Bahkan sabda Nabi menyebutkan bahwa buah-buahan dunia sebenarnya berasal dari surga, hanya saja ia berubah sedangkan buah-buahan di surga tidak berubah sama sekali.

Penduduk surga minum dari sungai-sungai di surga yang hulunya adalah dari surga Firdaus. Buah-buahannya dekat tersaji, mereka mendapatkan apa saja yang diinginkannya. Jika mereka melihat ke arah burung surga dan tertarik kepadanya, maka dengan segera burung itu jatuh ke hadapannya dalam kondisi masak dan siap dimakan. Sementara itu 70 piring beragam corak yang berbeda antara satu dengan yang lainnya telah disiapkan.

Mereka juga minum dari sungai al-kautsar yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Ia adalah minuman campuran jahe.

Tapi, meskipun makan dan minum penduduk surga itu tidak buang kotoran atau kencing. Makanan dan minumannya itu dikeluarkan melalui keringat dan sendawanya yang harum.

Pakaian ahli surga adalah sundus dan istabraq (sutra bulu halus dan tebal), keluar dari kelopak bunga pohon Thuba dan warnanya bermacam-macam, ada yang putih, merah, hijau, kuning, dan hitam. Mereka memakai gelang emas dan perak, mahkota intan berlian yang mutiaranya adalah yakut. Jika manusia di dunia ini melihat pakaian-pakaian tersebut, tentu mereka pingsan karena tidak tahan melihatnya.

Kasur mereka tebal dan empuk. Tempat mereka tinggal berhamparkan permadani yang sangat indah. Ada kemah yang tingginya hingga 60 mil dan setiap sudutnya terdapat istri-istri ahli surga; ada ranjang berderetan yang berhias, bisa merendah ataupun menaik. Tapi ranjang ini bukanlah untuk tidur, karena di surga itu tidak ada tidur sebagaimana dikatakan Nabi: “Tidur itu adalah saudara kematian. Ahli surga tidaklah tidur”.

Bagi mereka juga disediakan sofa al-arikah, yakni sofa pengantin yang dipaduakan dengan ranjang yang berhias. Di dalamnya mereka dilayani oleh pelayan-pelayan yang senantiasa muda.

Isteri-isteri penghuni surga itu muthahharah, yakni bersih dari haid, ingus, ludah, najis, dan tinja. Mereka disebut al-hur karena senantiasa muda, cantik, kulitnya mulus, bagian hitam matanya sangat hitam dan bagian putihnya sangat putih. Mereka tidak pernah digauli oleh siapapun sebelumnya, dipingit dan selalu perawan. Mereka disebut uruban karena selain cantik juga amat pandai berkomunikasi dan pandai memberikan kepuasan seksual kepada suaminya. Mereka disebut kawaaiba karena—maaf—amat montok payudaranya. Demikian disebutkan Nabi. Dan disebut huurun iin karena putih kulitnya bagai mutiara. Badan mereka transparan bagaikan yakut. Kamar mereka dari mutiara yakut dan ranjangnya dihias dengan mutiara lu’lu. Mereka tidak pernah bosan melakukan jima’. Lelaki surga tak pernah ‘loyo’ dan wanita surga tak pernah ‘sakit’. Kekuatan mereka dalam berjima’ adalah 100 kali lipat. Disebutkan juga oleh Nabi bahwa laki-laki penghuni surga itu dapat berjima’ dengan 100 perawan dalam satu petang. Mereka tidak pernah lemas, syahwatnya tidak padam dan farji wanita surga tidak pernah tertutup.

Di surga bisa juga terjadi kehamilan jika mereka menghendakinya. Tapi kehamilan, menyusui dan tumbuh berkembangnya itu terjadi dalam sesaat.

Ahli surga diberi 2 orang istri dari wanita dunia dan 70 orang istri dari wanita surga. Tapi wanita dunia itu lebih baik dari wanita surga disebabkan ibadahnya ketika di dunia. Di akhirat nanti wanita yang ketika di dunia pernah memiliki lebih dari 1 suami, boleh memilih mana yang menurutnya terbaik.

Di surga itu ada nyanyian (QS. Rum: 15). Menurut Yahya bin Abu Katsir al-habrah dalam ayat tersebut berarti paduan suara yang merdu. Bukan hanya itu, pohon-pohonan dan gesekan ranting-rantingnya pun menimbulkan suara-suara yang indah. Juga ada nyanyian bidadari untuk suaminya. Ada pula suara tasbih para malaikat yang demikian merdu.

Penghuni surga juga memiliki kendaraan berupa kuda dari mutiara yakut atau apa saja yang diinginkannya. Mereka saling berkunjung (Ash-Shafat: 50-57), penduduk surga kelas atas berkunjung ke surga kelas bawah. Tapi penduduk surga kelas bawah tidak dapat berkunjung ke surga kelas atas, kecuali mereka yang saling mencintai karena Allah.

Jika mereka saling rindu, mendekatlah ranjang-ranjang mereka dan bertemu untuk bernostalgia.

Bahasa mereka adalah bahasa Arab. Setiap hari Jum’at diselenggarakan pasar gratis, mereka pulang ke rumahnya masing-masing membawa apa saja yang diinginkannya.

Di surga ada juga kenaikan tingkat, yakni bagi mereka yang didoakan oleh anak-anaknya ketika di dunia. Mereka dipertemukan dan dikumpulkan oleh Allah (QS. At-Thur: 21) walaupun tidak sama derajatnya.

Begitulah gambaran sekilas tentang surga berdasarkan kabar yang disampaikan Nabi Muhammad saw.

Untuk siapakah kabar gembira ini?

1. Orang yang beriman dan beramal shalih (QS. 2: 25)

2. Wali-wali Allah, orang-orang yang beriman dan bertakwa (QS.Yunus: 62-64)

3. Orang yang istiqamah dalam menghamba (QS. Fushilat: 30)

4. Pengikut kebaikan (QS. Az-Zumar: 17-18)

5. Orang yang beriman, berhijrah dan berjihad (QS. At-Taubah: 20-21)

6. Orang yang mengindahkan peringatan Allah (QS. Yasin: 11)

7. Mu’min (QS. Al-Ahzab: 45-47)

8. Syuhada (Ali Imran: 169)

9. Orang yang berjual beli dengan Allah (QS. At-Taubah: 111)

10. Orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 155-157)

11. Orang yang khusyu dalam shalat, menjauhi hal yang sia-sia, muzaki, menjaga farji, amanah (QS. Al-Mu’minun: 1-11)

12. Muslim-muslimah yang taat, jujur, sabar, khusyu, bershadaqah, berpuasa, menjaga farj, rajin berdzikir (QS. Al-Ahzab: 35)

13. Orang yang bertaubat, memuji Allah, melawat, sujud, amar ma’ruf nahi munkar, memelihara hokum-hukum Allah (QS. At-Taubah: 112)

14. Orang yang berinfaq saat lapang/sempit, menahan amarah, pemaaf, istighfar (QS. Ali Imran: 133-136).

15. Beriman dan berjihad (QS. Ash-Shaf: 10-13)

16. Orang yang takut kepada Allah (QS. Ar-Rahman: 46)

17. Orang yang menahan hawa nafsu (QS. An-Naziat: 40-41)

Kesimpulannya adalah, kabar gembira ini adalah bagi mereka yang beriman, bertakwa, dan beramal ikhlas sesuai petunjuk Rasulullah saw.

Allaahumma innaa nas’aluka ridhooka wal jannah, wa na’uudzubika min sakhootika wa-nnaar…Yaa Allah kami memohon keridhoan-Mu dan surga, dan kami berlindung dari murka-Mu dan neraka…Amin.

(diambil dari berbagai suber)

Kesulitan

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Alam Nasyrah:5-6).

Jika kita membaca ayat ini, mengapa kita harus takut. Sebab jika saat ini kita sedang sulit, maka esok kemudahanlah yang akan menghampiri kita. Ayat ini sungguh memberikan inspirasi bagi kita yang sedang mengalami kesulitan, ayat yang memberikan dorongan kepada kita untuk tetap bertahan, tetap semangat
dalam menghadapi hidup yang penuh kesulitan.

Kemudahan, atau pertolongan Allah SWT, akan datang. Tenanglah! Seperti tenangnya Nabi Musa as. saat akan tersusul oleh pasukan Fir’aun, seperti diceritakan dengan indah dalam Al Quran, Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikutpengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul". Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". (QS. Asy Syu'araa':60-62).

Jika kita meneladani Nabi Musa as., kita juga bisa mengatakan “sesungguhnya Allah bersamaku, Dia akan memberikan petunjuk kepadaku” saat kita ditimpa masalah yang seolah-olah tidak akan bisa hadapi atau selesaikan. Jadi, janganlah bersedih dan janganlah berputus asa saat kesulitan menghimpit kita, karena dengan pertolongan Allah SWT, kemudahan akan datang kepada kita.

Jangan pernah terhimpit, karena keadaan akan berubah. Seperti sebuah lagu dari mendiang Chrisye, Badai pasti berlalu. Tunggulah kemudahan tersebut, sudah dijamin koq oleh Allah dalam Al Quran yang mustahil salah. Tentu saja sambil mengharap pertolongan Allah dengan shabar dan shalat. Hari esok adalah ghaib, kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok, bisa saja esoklah datangnya kemudahan tersebut. Jadi selalu ada harapan di hari esok. Justru jika kita tidak memiliki harapan di hari esok, artinya kita sudah sok mengetahui apa yang akan terjadi esok hari. Kita menganggap esok hari akan seperti ini saja, maka sama artinya kita mendahului ketentuan Allah SWT. Allahlah yang menentukan hari esok akan seperti apa, dan kita memang tidak diberitahu. Bisa saja besok hidup kita lebih baik. Besok, selalu ada harapan untuk kita.

Begitu juga dengan rezeki, mungkin saat ini begitu sulit karena akan ada kemudahan setelah ini. Jangan sampai kita menyerah dengan cara tidak mau mencari rezeki yang lebih besar karena takut kehilangan rezeki yang sudah ada. Ada juga yang berharap kepada orang dengan cara menjilat dan merendahkan diri dihadapan orang lain.

Allah sudah menyiapkan rezeki bagi kita, jadi meskipun saat ini serasa sulit, sebenarnya sudah Allah siapkan untuk kita. Kemudahan akan kita dapatkan setelah kesulitan ini.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS. Huud:6).

Hikmah Kesulitan
Daripada tenggelam dengan kesedihan akibat kesulitan, mengapa kita tidak berusaha mengambil hikmah dengan cara berprasangka baik kepada Allah SWT. Mungkin dengan datangnya kesulitan kepada kita, agar kita:

1. memiliki hati yang lebih kuat, sebab kesulitan menguatkan hati kita
2. sadar dengan segala kekurangan dan kesalahan sehingga kita bertaubat dan dosa kita diampuni.
3. bebas dari rasa ‘ujub, kesulitan adalah bisa saja sebagai teguran karena kita merasa bisa dan merasa pintar
4. tidak lalai, sudah nyata kesulitan ada dihadapan kita
5. lebih banyak mengingat Allah SWT
6. lebih bershabar, karena mungkin saja kesulitan ini adalah latihan bershabar

Shalat dan Shabar

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS Al Baqarah:45-46)

Kita sering kali mencari pertolongan ke sana ke mari saat kita ditimpa masalah, namun kita (mungkin hanya saya), malah sering lupa untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT melalui shalat dan shabar. Shalat adalah bukti ketundukan kita kepada Allah SWT, shalat adalah do’a, shalat adalah ibadah yang bukan hanya memuji Allah SWT tetapi juga berisi permintaan-permintaan kita kepada Allh SWT.

Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara.

Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.

Sudahkah shalat kita sesuai syariat?
Sudahkah kita yakin bahwa shalat kita sudah sesuai dengan syariat? Marilah kita bertanya, apakah takbiratul ihram kita sudah benar? Jika ya, tahukah Anda ayat atau hadits yang membuktikan bahwa takbiratur ihram kita itu sudah benar? Jika kita masih ragu atau masih belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, berarti kita masih perlu belajar, masih perlu membuka buku-buku fiqh dari ulama terpercaya.

Inspirasi buat saya, meski sudah seperempat abad saya shalat, saya harus tetap mempelajari bagaimana cara shalat yang benar. Saya harus membaca buku dan bertanya, bagaimana shalat yang benar, dengan mengetahui dalil-dalil yang membuktikan kebenaran tersebut.

Sudahkah shalat kita khusyu’?
Bukan sembarang shalat yang akan menjadi penolong kita. Dalam ayat tersebut, disebutkan bahwa orang yang bisa menjadikan shabar dan shalat sebagai penolong ialah mereka yang khusyu’. Tidak ada ukuran baku dalam shalat khusyu’, oleh karena itu kembali kita meminta kepada Allah SWT agar menjadikan shalat kita dengan khusyu’.

Shalat yang khusyu adalah shalat yang dikerjakan dalam nuansa harap, cemas, dan cinta, serta dengan takbir yang sempurna, lantunan ayat yang tartil, ruku’ dengan tawadhu, sujud dengan diliputi kerendahan hati dan keikhlasan. Tentu tidak lupa harus sesuai dengan syariat. Sebagai tip agar shalat kita lebih khusyu’ ialah dengan menganggap bahwa shalat yang kita lakukan adalah shalat yang terakhir, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saw,

Jika kamu berdiri untuk melaksanakan shalat, maka shalatlah sperti shalatnya orang-orang yang akan berpisah (meninggal). (HR Ibnu Majah

Subhanallah. Allah sudah menyediakan suatu solusi kepada kita, untuk setiap masalah yang dihadapi. Cara yang lengkap, bukan hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan, tetapi juga bagaimana melakukannya dengan baik yang benar.

Masihkah kita takut dengan masalah? Masihkah kita menghindari masalah?
Masihkan kita frustasi dengan masalah? Padahal Allah SWT sudah memberikan solusi bagi kita? Jalani hidup. Hadapi masalah. Jangan menjadi pengecut sehingga kita tidak berkarya, tidak mencoba berbuat sesuatu yang besar karena takut masalah menghadap kita. Banyak pemuda yang enggan menikah karena alasan belum siap, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT. Banyak orang yang tidak mau memikul beban dakwah, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT.

Saat Rasulullah saw dan para sahabat hijrah, mereka meninggalkan kampung halaman, meninggal harta benda, dan meninggalkan keluarga. Mereka mengambil resiko untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Mereka tahu, masalah bisa saja muncul baik saat hijrah dan setelahnya. Tetapi mereka tetap menjalaninya, karena mereka yakin masalah yang akan ditemui, Allah SWT sudah menyiapkan solusinya.

Rasulullah saw selalu menjadikan shalat sebagai solusi berbagai masalah seperti yang kita baca dalam berbagai riwayat. Hudzaifa bin Al Yaman menceritakan, “Jika Rasulullah saw ditimpa sebuah kesulitan beliau bersegera melaksanakan shalat.” Begitu juga yang diriwayatkan oleh Haritsah bin Madhrib, “Aku mendengar Ali ra. berkata, ‘Kamu melihat kami dan segala keadaan kami pada malam perang Badar kecuali Rasulullah saw, beliau mengerjakan shalat dan berdo’a hingga datang waktu subuh.’”

Sering kali saya mendengar jika seseorang sakit dia seolah-olah ada alasan untuk tidak shalat. Padahal justru shalat bisa mengobati penyakit, seperti apa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah saat dirinya sedang sakit perut. Rasulullah saw. bertanya, “Apa kamu sakit perut?” Ia menjawab. “Benar.” Beliau bersabda, “Berdirilah dam kerjakan shalat. Sesungguhnya dalam shalat itu terdapat kesembuhan.”

Allahuakbar. Marilah kita hadapi hidup dengan tegar. Biarkan masalah datang, tidak usah kita hindari apa lagi lari dari masalah. Saat kita lari dari masalah, sebenarnya hanya menuju ke masalah yang lain yang mungkin saja lebih besar dari masalah yang kita hadapi saat ini. Kita sudah memiliki solusi dari setiap masalah yang muncul yang sudah disiapkan oleh Allah SWT untuk kita. 

Marilah jalani hidup dengan lebih semangat dan optimis. Tidak ada alasan untuk tidak. Saat kesulitan menghimpit, bersabarlah…. Saat kita menghadapi masalah. Saat kita memerlukan pertolongan, yang kita bisa lakukan selain shalat adalah bershabar. Memang ada yang lain? Usaha! Yah usaha, yang sebenarnya usaha adalah bagian dari shabar. Hanya saja usaha dalam rangka shabar lebih bermakna ketimbang hanya usaha saja yang bisa saja membuat kita frustasi.

Memang, makna kesabaran bukanlah kita diam, pasrah, dan menyerah. Shabar bersanding dengan usaha bahkan dalam berbagai ayat kita temukan shabar sering disandingkan dengan kata jihad. Inilah maknanya buat kita, 

                Usaha/jihad + shabar = pertolongan Allah SWT 

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (QS. Ali 'Imraan: 200)

Jadi janganlah cepat menyerah. Majulah terus, usahalah terus, sebab jika kita shabar insya Allah, Allah SWT akan menolong kita karena ini yang diperintahkan-Nya kepada kita. Kenapa harus takut jika ada jaminan dari Allah? Kenapa harus ragu jika Allah SWT akan menolong kita? Ini bukan kata saya, ini ayat Al Quran, yang ditujukan untuk kita semua.

Dengan bershabar, kita akan menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup. Bagaimana tidak, pertolongan Allah SWT sudah di depan mata. Tinggal sejauh mana kita bisa meraih pertolongan tersebut dengan kesabaran kita.

Al-quran Online

ini dikhususkan untuk kalangan muslim, yang ingin membaca Al-quran, Al Quran atau Ad Dzikr merupakan sebuah pedoman hidup yang sangat indah kalau dilaksanakan dengan benar. Itulah mengapa hati kita harus dibuka ketika mendengarkan dan membaca Al Quran. Jadi ada baiknya kita yang sering di depan komputer, dan malas untuk meluangkan waktu bisa memanfaatkan Alquran online sebagaii media yang mengasyikan dalam membaca maupun belajar membaca Alquran, disertakan juga dengan audio per ayat,  sehingga memudahkan bagi yang ingin memahami lebih dalam, bila ingin mendengarkan audio Alquran klik surah > klik gambar player audio ( warna hitam) dibawah ayat tulisan latin.




Untuk melengkapi bacaan dan pengetahuan kita, di bawah ini kami pasangkan Hdits Online yang bisa anda baca dan pilih sesuai keinginan



Harapan saya sebagai penulis di blog ini semoga artikel dan tulisan tentang membaca Alquran online ini bermanfaat bagi kita semua umat muslim. pesan saya ingatlah waktu ketika anda berada dimanapun, dan ingatlah pada Alquran sebagai pembimbing kita. Jangan sampai kita jauh dengan Al-Qur'an. Amiiin...

Siapkah Menikah?


Beberapa hari ini aku blogwalking, ada yang menarik perhatian ku. Di beberapa blog kawan-kawan ku (terutama MALAYSIA)  yang aku kunjungi bertuliskan entri pernikahan dan keinginan menikah, sebagai manusia normal memang ini impian setiap insan yang sudah cukup / siap lahir maupun batin. Tapi ada pula sebagian orang yang takut bila sudah bersinggungan dengan kata ini.

Kini apakah anda benar-benar siap untuk menjalani kehidupan baru ini? Mungkin bagi anda yang belum mempersiapkan mental akan mempertanyakan hal tersebut.
Tetapi saat anda memutuskan untuk menikah memang bukan suatu akhir dari masalah tetapi merupakan suatu awal dari berbagai masalah. Ada baiknya anda mempersiapkan untuk mengetahui dan merencanakan berbagai hal yang mungkin akan anda hadapi seusai menikah nanti.

Mungkin anda berpikir bahwa dengan menikah, semua masalah akan terselesaikan dengan mudah. Tapi coba tanya pada diri anda dan jujurlah apakah anda telah siap? Jangan sampai pernikahan anda batal hanya karena kurang persiapan mental dan anda harus mengujinya sebelum melaksanakannya.
Dikutip dari Sheknows. beberapa hal yang harus kita lihat dan cermati

1. Perencanaan
Bagaimana Anda menrencanakan pernikahan Anda. Apakah Anda fokus pada pesta semata, atau Anda juga merencanakan kehidupan Anda dalam pernikahan. Jika yang dipentingkan hanya pesta, berarti Anda belum siap menghadapi apa yang akan terjadi di kehidupan rumah tangga kelak. Ingat hubungan cinta saat berpacaran dan saat menikah sama sekali berbeda. Ada beberapa hal yang juga harus Anda persiapkan, selain sibuk memikirkan pesta.

2. Kompromi
Apakah Anda dan pasangan siap berkompromi, atau Anda masih memenangkan ego sendiri? Berkompromi adalah hal yang harus selalu dilkukan di dalam pernikahan nanti. Menyatukan dua pribadi yang berbeda dalam sebuah pernikahan bukanlah hal yang mudah. Jika Anda belum mau berkompromi, itu tandanya Anda belum siap menikah.

3. Apakah dia orang yang tepat?
Pertanyaan di atas pasti sering menghampiri hati Anda. Coba diingat kembali, apakah selama ini pasangan dapat menjadi pelarian terakhir saat tak ada orang lain yang bisa menenangkan hati Anda? Apakah dia bisa menjadi seorang teman, sahabat, sekaligus orang yang mencintai dan membuat Anda merasa sempurna?

4. Apayang harus diklakukan?
yang harus anda lakukan adalah memastikan harapan-harapan anda pada sebuah rumahtangga. Jangan terlalu tinggi karena bila mengalami kegagalan dalam kehidupan rumahtangga anda tidak jatuh. Pastikan pikiran anda sejalan dan satu arah dengan pasangan. Bahaslah semua pemikiran berdua dengan komunikasi tanpa emosi tetapi secara seksama dan jelas agar tidak ada keraguan dalam melangkah.
Sudah cukupkah usia anda ? Ini memang bukan menjadi suatu patokan tetapi tentu ada usia pantas di mana anda siap dikatakan matang, fisik maupun mental. Ingat, kematangan mental sangat penting bagi anda dan pasangan. Sebab pernikahan adalah membangun suatu "perusahaan" tanpa jenjang karier. Karena itu, yang membuat berhasil bukan faktor prestasi tapi saling bahu-membahu dan harus meninggalkan egoisme.

5. Pertimbangan
 adalah seberapa jauh anda mengenal betul pasangan, keluarganya? Berapa lama Anda berpacaran dan apa saja yang terjadi dalam hubungan itu? Berapa pula konflik dan perbedaan yang ada di antara anda berdua yang bisa diselesaikan dengan baik? Berapa banyak perbedaan lingkungan anda dengannya, entah itu keluarga, sekolah, atau pekerjaan? Dari jawaban atas pertanyaan tersebut sedikit banyak berbicara bahwa selama ini anda berdua sudah saling mencocokkan diri atau tidak.

6. Sisi Lain
Bagaimana pandangan anda tentang lembaga perkawinan? Sehingga anda bisa berpikir tentang segi positif dan negatifnya. Lebih jauh kehidupan masa kecil anda dan kesehatan rumah tangga orang tua juga akan memberikan pengaruh yang cukup kuat.
Pertimbangkan juga apakah anda punya cukup uang untuk membentuk suatu perkawinan, atau paling tidak untuk memulainya. Hal ini adalah yang paling mendasar. Bila semua hal yang di atas sudah terjawab dengan baik dan anda yakin akan langkah tersebut, maka menikahlah. Kesiapan sebelum menikah akan lebih baik daripada anda tergesa-gesa dan menyesal seumur hidup. 

-:: Selamat Menempuh Kebahagiaan ::-

Rintihan Doa seorang hamba

BismiLLahirrohmaanirrohiim...
Ya Rohman Yaa Rohhim,….
Ampuni dosa dan khilafku Yaa Alloh….
Ampuni kesalahanku……
Ampuni aku jika salah dalam berdo’a……
Ampuni aku jika salah bicara, ampuni aku jika salah menyampaikan pesan

Yaa Alloh……
Tunjukan aku ke jalan yang lurus, tunjukan aku kejalan yang penuh dengan ridhoMU
Tunjukan aku kejalan yang ENGKAU rahmati,
Yaa Alloh, Hindarkan aku dari syetan yang terkutuk, lindungi aku dari segala fitnah,
Lindungi aku dari segala macam syirik, lindungi aku dari keangkuhan, lindungi
aku dari kemunafikan, lindungi aku dari rasa takut yaa Alloh, lindungi aku
dari keresahan

Yaa Alloh yang maha pengasih,..
Limpahkanlah rizqi yang halal dan barokah
Mudahkanlah aku dalam segala urusan, berilah aku kemudahan dalam setiap masalah

Yaa Alloh…
Masukkan aku ke dalam firdausMU, hindarkan aku dari semua nerakamu..
Berilah aku kemudahan untuk melafalz LAAILLAHAILLALLOH, MUKHAMMADURROSULULLOH,
ketika malaikat maut menjemput, berilah aku umur panjang yang barokah yaa
pemilik segalanya, ijinkan aku membahagiakan orang tua dan orang2 yang
menyayangiku…berilah kebaikan kebaikan dunia dan akhirat seperti kebaikan
kebaikan yang telah Engkau berikan pada orang orang sebelumku.

Yaa Alloh, bahagiakanlah orang 2 yang menyayangiku, rahmatilah keluarga mereka,
ijinkan kami tetap menjalin silaturahmi, jangan biarkan sakit hati bersarang
dihati kami…

Yaa Alloh…..
Ampuni bapak ibuku, kasihilah mereka seperti mereka mengasihiku dari kecil
hingga sekarang, tunjukan mereka jalan yang lurus, tunjukan mereka jalan yang
lapang, tunjukkan mereka jalan yang penuh dengan RidhloMU, sabarkan hati mereka
dalam membimbing putra putrinya yaa Alloh, lapangkanlah hati mereka, limpah
kanlah rizqi yang halal dan barokah buat mereka, lindungi mereka dimanapun
mereka berada yaa Alloh, bahagiakanlah mereka lahir dan batin, lindungilah
mereka dunia dan akhirat, berilah mereka umur panjang
yang bermanfa’at.

Yaa Rohman yaa Rohiim…
Ampuni dosa2 sodara2ku,kasihilah mereka, tunjukkan mereka selalu kejalanMU
Lindungi mereka dimanapun mereka berada, kasihilah mereka yaa Alloh,
limpahkanlah rahmat dan ridhloMU, kabulkanlah do’a do’a mereka, ridhloilah cita
cita dan harapan mereka, teguhkanlah iman islam mereka,jadikanlah mereka putra
putri yang berbakti kepada orang tua, Yaa Alloh, agama, negara dan jihad
fisabilillah.

Yaa Rohmaan Yaa Rohiim,
Ampuni dosa istri dan anak2ku yaa Alloh, ampuni kekhilafan mereka yang telah lalu dan yang
akan datang, kasihilah mereka yaa Alloh, dekatkan rizqinya, limpahkanlah umur
panjang yang barokah buat mereka, hindarkan mereka dari segala rasa sakit, lindungi
mereka dimanapun mereka berada, kabulkan apa yang jadi cita2 dan harapan mereka,
Yaa Alloh, aku menyayangi mereka seperti aku menyayangi sodara2ku,
Alloh,…bahagiakan mereka lahir dan baatin.

Yaa Rohmaan Yaa Rohiim…
Ampuni dosa2 teman2ku, kaasihi dia, ampuni kekhilafannya, ampuni
ketidakmengertiannya, lindungi dia yaa Alloh, Lindungi dia dimanapun dia
berada, Jangan biarkan dia sedih, jangan biarkan dia merasa sendiri, jangan
biarkan dia takut, jangan biarkan dia sakit dan menangis, bahagiakan dia yaa
Alloh, limpahkanlah rizqi yang halal dan barokah buatnya, dekatkan jodohnya,
jadikan dia pribadi yang tabah, tegar dan selalu ihlas menjalani hidup, jadikan
dia pribadi yang selalu dewasa menyikapi hidup, Alloh…….aku me
nyayanginya, aku peduli padanya, jangan biarkan dia merasa tersisih,
Alloh,…..sayangi dia seperti dia pernah sayangi aku

Alloh yaa Robbi,……
Hanya kepadaMU aku meminta..memohon……dan mohon petunjuk.
Yaa DZat yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agamaMU, berilah
aku kebaikan dunia dan akhiraat.

amien yaa Robbal 'alamien.

ketenangan

Kusibak tirai pekatnya malam

Ingin kuhapus semburat masa silam

Rupa warna yg buram dan kelam

Aku tak ingin mengenang

Aku juga tak ingin mendendam

Kepada mereka yg membuat hatiku luka hingga remuk redam

Kepingan kepingan hatiku pun telah mema'afkan



Tapi kenapa kepedihan itu tiada bersudah?

Dalam bilah jiwaku yang resah gelisah

Sungguh aku merasa telah lelah

Namun hatiku selalu berteriak aku tak boleh menyerah

Aku tidak boleh kalah!

Kakiku harus tetap melangkah



Walau terjal jalan kehidupan

Meski penuh batu sandungan

Dan kerikil tajam menghadang

Aku harus tetap berjuang

Bukankah Allah Ta'ala telah memberi pegangan

Kitab Al-Qur'an dan AL-Hadist sebagai pedoman penunjuk jalan

Lalu apa yang ku resahkan dan kutakutkan??

Bila hari-hariku pun dalam asuhan-Nya?

Disekitarku pun Allah ciptakan saudara saudara yg penuh kasih dan cinta

Bukahkah semuanya telah ku dapatkan hikmahnya?

Lalu apa yang membuatku harus mengeluh?

Tidak! Aku tidak boleh terus terusan jatuh dan mengaduh

Aku harus mampu mengumandangkan kemenangan dalam mencapai cinta dan ridha Tuhan



Bismillah...

Yaa Allah Yang Maha Rahman

Ampuni hamba yang lalai atas karunia yang kau berikan

Berikanlah hamba lembar lembar kesabaran

Bimbing hamba dalam mengarungi kehidupan

Selalu ingatkan hamba dengan hari pembalasan

Dimana setiap perbuatan mendapat gajaran

Jadikan setiap hebusan nafasku adalah pertobatan

Setiap ucapan dan tindakanku untuk kebaikan

Amin Allahumma Amin

KITA BERDO'A


bismillahirohmanirohiim....

Ya Allah, sesungguhnya aku hamba-Mu, anak hamba-Mu laki-laki dan hamba-Mu wanita. Ubun-ubunku ada di tangan-Mu, keputusan-Mu berlaku pada diriku, qadha’-Mu adil pada diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan setiap asma yang menjadi milik-Mu, yang dengannya Engkau namakan Diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam Kitab-Mu atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan di dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai hujan musim semi di hatiku, cahaya dadaku, terangnya kesedihanku, hilangnya kekhawatiran dan kesusahanku.

Ya Allah, Engkau Rabbku, tiada Ilah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada pada janji dan sumpah-Mu menurut kesanggupanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Aku mengakui kenikmatan-Mu atas diriku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah dosaku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.

Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Rabb segala sesuatu yang merajainya, aku bersaksi bahwa tiada Ilah selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku dan kejahatan syetan serta penyekutuannya. Aku berlindung kepada-Mu agar tidak berbuat keburukan terhadap diriku sendiri atau menimpakannya kepada seorang Muslim.

Ya Allah dengan pengetahuan-Mu terhadap yang gaib dan dengan kuasa-Mu atas makhluk, hidupkanlah aku selama Engkau ketahui bahwa kehidupan itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku. Aku memohon kepada-Mu agar aku selalu takut kepada-Mu, baik di kala sepi maupun ramai. Aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada waktu marah dan tenang. Aku memohon kepada-Mu kesederhanaan di saat fakir dan kaya. Aku memohon kepada-mu nikmat yang tiada lenyap. Aku memohon kepada-Mu penyejuk mata yang tidak akan terputus. Aku memohon kepada-Mu sikap rela menerima qada sesudah terjadi. Aku memohon kepada-Mu kehidupan yang damai sesudah mati. Aku memohon kepada-Mu kelezatan memandang wajah-Mu. Aku memohon kepada-Mu kerinduan untuk dapat berjumpa dengan-Mu tidak dalam keadaan susah yang membahayakan dan bukan dalam keadaan sedang mendapat ujian yang menyesatkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami orang-orang yang mendapat hidayah. Amiin

Tanya Jawab

Untuk Halaman Tanya Jawab Anda Dapat Menanyakan Perihal Apa Saja langsung Di Dalam Blog ini








 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jendela Mini - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger